Hubungan Interaksi Sosial Teman Sebaya Dengan Motivasi Belajar Pada Siswa SMA IT Unggul Al - Munadi Medan

Authors

  • Fadhilla Fajrah
  • Aisyah Syafitri potensiutama

Keywords:

Interaksi sosial, Teman sebaya, Motivasi belajar, Remaja, Pendidikan

Abstract

Pendidikan memiliki peran fundamental dalam membentuk karakter dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Salah satu faktor penting yang memengaruhi proses belajar siswa adalah interaksi sosial, khususnya dengan teman sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara interaksi sosial teman sebaya dengan motivasi belajar pada siswa SMA IT Unggul Al-Munadi Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Subjek penelitian berjumlah 32 siswa kelas XII yang dipilih sebagai sampel. Instrumen pengumpulan data menggunakan wawancara dan angket (kuesioner). Hasil analisis menunjukkan bahwa interaksi sosial teman sebaya memiliki hubungan yang signifikan dan positif terhadap motivasi belajar. Semakin baik kualitas interaksi dengan teman sebaya, semakin tinggi pula motivasi belajar siswa. Temuan ini sejalan dengan teori Albert Bandura mengenai pengaruh sosial dalam pembentukan perilaku dan motivasi individu, serta diperkuat oleh hasil penelitian sebelumnya. Dengan demikian, interaksi sosial yang sehat antar siswa dapat menjadi salah satu strategi efektif dalam meningkatkan semangat dan keberhasilan belajar di lingkungan sekolah.

References

[1]Bandura, A. (1977). Social Learning Theory. Englewood Cliffs, NJ: Prentice-Hall.

[2]Berlianti, D. F., Abid, A. Al, & Ruby, A. C. (2024). Metode Penelitian Kuantitatif Pendekatan Ilmiah untuk Analisis Data. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran

[3]Djang A, Izhar SaArie Arfiansyah, & Gusti Bulim. (2017). Faktor pendorong proses interaksi sosial teman sebaya pada siswa smp kelas viii. Pendidikan Dan Pembelajaran Khatulistiwa

[4]Eccles, J. S., & Roeser, R. W. (2011). Schools as developmental contexts during adolescence. Journal of Research on Adolescence, 21(1), 225–241. https://doi.org/10.1111/j.1532-7795.2010.00725.x

[5]Hidayat, A. A. (2007). Metode penelitian teknik analisis data

[6]Nurfa, N., Karsadi, K., & Reni, W. O. (2020). FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MOTIVASI BELAJAR KELAS VIII (Studi di SMPN 2

[7]Prastika Damayanti, A., Yuliejantiningsih, Y., & Maulia, D. (2021). Interaksi Sosial Teman Sebaya Terhadap Motivasi Belajar Siswa. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pendidikan

[8]Qomaruddin, M., & Suyati, T. (2023). Hubungan Interaksi Sosial Teman Sebaya Dengan Motivasi Belajar Siswa Smp Negeri 1 Karangawen. Jurnal Bimbingan Konseling Dan Psikologi

[9]Regina, H. Sutrisno, M. (n.d.). terdapat hubungan antara interaksi sosial teman sebaya dengan perilaku sosial anak di Pendidikan Anak Usia Dini Sentosa KotaPontianak.

[10]Rohani, S. (2020). Pengaruh Interaksi Teman Sebaya Terhadap Motivasi Belajar siswa di Madrasah Tsanawiyah Nurul Iman Mahato Bandar Selamet Kabupaten Rokan Hulu. HIKMAH: Jurnal Pendidikan Islam

[11]Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2000). Intrinsic and extrinsic motivations: Classic definitions and new directions. Contemporary Educational Psychology, 25(1), 54–67. https://doi.org/10.1006/ceps.1999.1020

[12]Saputro, K. Z. (2018). Memahami Ciri dan Tugas Perkembangan Masa Remaja. Pratama, D., & Sari, Y. P. (2021). Karakteristik Perkembangan Remaja | Jurnal Edukasimu

Sampolawa Kecamatan Sampolawa Kabupaten Buton Selatan ).

[13]Vygotsky, L. S. (1978). Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Cambridge, MA: Harvard University Press.

[14]Wentzel, K. R. (2005). Peer relationships, motivation, and academic performance at school. In A. J. Elliot & C. S. Dweck (Eds.), Handbook of Competence and Motivation (pp. 279–296). New York: Guilford Press.

Downloads

Published

2025-08-06