Analisa Postur Kerja Dengan Menggunakan Metode Rula Dan Reba Pada CV. LAS MANDIRI
Abstract
Las MANDIRI merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan, merakit segala macam benda yang terbuat dari logam ataupun plat, baik itu besi stainlees, stel, ataupun almanium untuk memenuhi kebutuhan dalam skala rumah tangga maupun industri. Di perusahaan ini sering kali mengalami permasalah ergonomi yang mengakibatkan terjadi penurunan produktivitas karena sering pekerja di VC. Las MANDIRI mengeluh pada bagian yang rawan tekukan seperti pinggang dan bagian yang sensitive lainnya sehingga terjadi nya kelelahan dini. Ada 2 ( dua ) metode yang di gunakan dalam penelitian ini yaitu Rapid Upper Limb Assessment ( RULA ) merupakan metode untuk menilai postur, gaya, dan gerakan suatu aktivitas yang berkaitan dengan pengguna anggota tubuh bagian atas dan Rapid Entire Body Assessment ( REBA ) merupakan sebuah metode yang digunakan secara cepat untuk menilai postur leher, punggung, pergelangan tangan, dan kaki pekerja. Penelitian ini di pokuskan pada fitter karena memiliki pekerjaan yang cukup lelah di antara pekerja yang lain di CV. Las MANDIRI.
References
Dzikrillah,N. & Yuliani, E.N.S. 2015. Analisa Postur Kerja menggunakan Metode Rappid upper Lomba Assessment ( RULA ) Study kasus PT . TJ. Forge Indonesia. Jurnal Ilmiah Teknik Industri. 3(2), 150 – 156.
[2]. Ariani,F,Siregar,I,Tarigan,IR, dan Anizar ( 2018 ). Analisis Postur Kerja dengan Rapid Entire Body Assessment ( REBA ) di industri pengolahan tempe. Seminar dan Koperhensi Nasional INDEC.pp. 7-8.
[3]. Hignett, S , dan Mc Atamney, L. ( 2000 ) . Rapid Entire Body Assessment ( REBA ). Applied Ergonomicsy, 31.(2), 201- 205.
[4]. Joanda, AD dan Suhardi , B ( 2017 ), Analisa postur kerja dengan metode REBA untuk mengurangi resiko cidera pada Operator Mesin Binding di PT. Solo Murni Boyolali. Seminar dan Koperhensi Nasional INDEC.pp. 8-9.
[5]. Mc Atamney,. L, E. N. Corlett, 1993. RULA A survey method for the investigation of work related upper limb disorders. Applied Ergonomics, vol 24(2) pp .94-1-99.