Tingkat Kepuasan Konsumen Pada Produk Keripik Singkong Menggunakan Metode Delphi dan Servqual di UD. Rezeki Baru
Keywords:
AHPAbstract
- REZEKI BARU merupakan usaha yang bergerak dalam bidang pengolahan makanan ringan, yaitu keripik singkong. Dari data jumlah Konsumen sebelumnya perhari bisa mencapai 300 orang tetapi ditahun 2022 cenderung mengalami penurunan rata-rata sebanyak 220 orang perhari. Apakah Jumlah konsumen berkaitan.dengan.kualitas Produk yang diberikan oleh pihak UD..Rezeki Baru. Hasil wawancara.beberapa konsumen menyatakan tidak puas terhadap rasa disebabkan karena kurang konsisten Dalam menentukan kepuasan konsumen produk Keripik singkong di UD. Rezeki Baru termasuk pada kriteria efektif. Hal ini dapat terbutki berdasarkan hasil kuesioner dan penelitian yang telah dilakukan untuk menentukan tingkat kepuasan konsumen menggunakan metode Delphi dan servqual, maka didapatkan bahwa atribut yang paling dominan berada pada rasa yang tidak konsisten dengan nilai persentasi menggunakan metode Delphi 10% dan Servqual Gap/kesenjangan (-0,36) dengan ini harus dilakukan prioritas utama perhatian perbaikan kualitas dengan solusi yang diberikan adalah harus ada pengawasan yang tinggi agar keripik dan bumbu tercampur merata untuk menghasilkan konsintensitas rasa yang membuat pelanggan ingin terus membeli keripik di UD. Rezeki Baru.
References
[1] A. O. Viendra and A. O. Viendra, “Penerapan Metode Delphi dan Servqual untuk Perbaikan Mutu Pelayanan di Plasa.Telkom Sitiung,” J. Tek..Ind. J. Has. Penelit. dan Karya Ilm. dalam Bid. Tek. Ind., vol. 4, no. 2, p. 126, 2020, doi: 10.24014/jti.v4i2.6573.
[2] K. & Kotler, Manajemen Pemasaran, 13th ed. 2016.
[3] A. Zatar, P. B. Katili, and Suparno,.“Penentuan Kriteria Kualitatif Penentu Dalam Pemilihan Objek Audit Internal Menggunakan Metode Delphi (Studi Kasus: Dana Pensiun PT. X),” pp. 1–6, 2016.
[4] Zeithaml, Delivering Quality Service. New York: Free Press, 1990.
[5] T. Wijaya, Manajemen Kualitas Jasa. Jakarta Barat: PT INDEKS, 2011.
[6] D. R. Mulyawan, Birokrasi dan Pelayanan Publik, Ke-1st ed. Bandung: Unpad Press, 2016.
[7] E. Suwandi, F. H. Imansyah, and H. Dasril,.“Analisis Tingkat Kepuasan Menggunakan Skala Likert pada Layanan Speedy yang Bermigrasi ke Indihome,” J. Tek. Elektro, p. 11, 2018.
[8] Marimin, “Teknik dan Aplikasi Pengambilan Keputusan Kriteria Majemuk,” no. May, 2004, doi:
10.13140/RG.2.1.3743.2800.
[9] S. Santoso, Mengatasi Berbagai Masalah Statistik dengan SPSS. Jakarta: PT Elex Media Komputindo, 2003.
[10] Subagyo, Statistik Induktif, Edisi keli. Yogyakarta: BPFE, 2005.
[11] K. Jiwantara et al., “PENYULUHAN BAHASA INDONESIA PRAKTIS DI BALAI BAHASA PROVINSI SULAWESI UTARA”.
[12] F. Tjiptono, Pemasaran Jasa, Edisi 3. Yogyakarta, 2014.
[13] Sekaran, Metode Penelitian Bisnis, Edisi 4. Yogyakarta: Salemba, 2006.
[14] Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2013.
[15] J. Optimasi and S. Industri, “Penerapan metode service quality ( servqual ) untuk peningkatan kualitas pelayanan pelanggan,” vol. 12, no. 1, pp. 1–11, 2019.
[16] H. Tanjung, T. Suhandi, and W. Tanzila, “Analisis Strategi Pengelolaan Wakaf Uang di Indonesia (Pendekatan Metode Delphi),” Al Maal J. Islam. Econ. Bank., vol. 2, no. 1, p. 1, Jul. 2020, doi:
10.31000/almaal.v2i1.2592.