Analisis Risiko Postur Kerja Berdasarkan Metode Nordic Body Map (Nbm) & Rapid Upper Limb Assesment (Rula) Pada Umkm Dimas Tempe
Keywords:
Risiko Postur Kerja Menggunakan Metode Nordic Body Map (NBM) & Rapid Upper Limb Assessment (RULA)Abstract
UMKM Dimas Tempe bergerak dibidang pangan yaitu pengolahan tempe usaha ini memiliki permasalahan terkait dengan pekerja mengalami kesakitan, nyeri bahkan cedera, dan untuk stasiun pencucian kedelai, pekerja terlalu lama pada posisi tegak dan bahu terlalu naik dan postur tubuh pekerja yang tidak sesuai dan dilakukan dalam waktu yang lama serta fasilitas kerja yang kurang memadai sehingga menyebabkan sakit dan nyeri pada punggung, bahu dan leher. Tujuan penelitian ini adalah menghitung skor postur tubuh, sehingga ditentukan skor pada sampel postur kerja yang diteliti dan, memberi usulan perbaikan metode kerja yang ergonomis dan Memberi usulan perbaikan metode kerja untuk kedepanya agar postur kerja menjadi ergonomis, untuk mengurangi rasa sakit, nyeri, dan cedera yang terjadi pada pekerja pada UMKM Dimas Tempe. Analisis yang dilakukan dalam penelitian ini adalah menganalisis risiko postur kerja berdasarkan metode Nordic Body Map (NBM) & Rapid Upper Limb Assessment (RULA), sampel yang diteliti ialah 2 responden yaitu pencucian kedelai dan pengemasan. Dari hasil analisis, pada postur tubuh berdiri.
References
[3] Imron, I. (2019) ‘Analisa Pengaruh Kualitas Produk Terhadap Kepuasan Konsumen Menggunakan Metode Kuantitatif Pada CV. Meubele Berkah Tangerang’, Indonesian Journal on Software Engineering (IJSE), 5(1), pp. 19–28. Available at: https://doi.org/10.31294/ijse.v5i1.5861.
[4] Lynn, M. and Corlett, N. (1993) ‘RULA: A survey method for the investigation of work-related upper limb disorders’, Applied Ergonomics, 24(2), pp. 91–99.
[5] Nuraidah, S., Uslianti, S. and Rahmahwati, R. (2022) ‘Perbaikan Postur Kerja Dengan Metode QEC Dan RULA Untuk Mengurangi Terjadinya Musculoskeletal Disorders Di CV. Makmur Jaya’, INTEGRATE: Industrial Engineering and Management System, 6(1), pp. 48–55.
[6] Sari, H.A. (2019) ‘Analisis Postur Kerja Pada Pengrajin Batu Bata Merah dengan Metode NIOSH Studi Kasus Industri Batu Bata Merah Desa Soco’, 05(01), pp. 1–15.
[7] Siswanto, Pregiwati, P. and Elly, I. (2020) ‘Analisis Postur Kerja Operator Sablon Karung Dengan’, JUSTI (Jurnal Sistem Dan Teknik Industri, 1(4), pp. 591–608.
[8] Tampubolon, K.N. (2020) ‘Penerapan Konsep K3 Dalam Meningkatkan Kualitas Kesehatan Di Lingkungan Rumah Sakit’, Jurnal Kesehatan Masyarakat (Journal ofTampubolon, K. N. (2020). Penerapan Konsep K3 Dalam Meningkatkan Kualitas Kesehatan Di Lingkungan Rumah Sakit. Jurnal Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health), 1, 56. Public Health), (1), p. 56
[9] Wari, A.S. and Widajati, N. (2022) ‘Analisis Beban Kerja Mental Pada Pekerja Unit Aviation Security Bandara Internasional Yogyakarta’, Journal of Industrial Hygiene and Occupational Health, 7(1), p. 26. Available at: https://doi.org/10.21111/jihoh.v7i1.7933.
[10] Wijaya, K. (2019) ‘Identifikasi risiko ergonomi dengan metode nordic body map terhadap pekerja konveksi sablon baju’, Seminar dan Konferensi Nasional IDEC, 1, pp. 1–9. Available at: https://idec.ft.uns.ac.id/wp-content/uploads/2019/05/ID075.pdf.
[11] Geusthafia, Ivone. dan Dene Herwanto. 2022. Analisis Risiko Kecelakaan Kerja Pada Proses Final Tank Cleansing Menerapkan Pendekatan HIRARC Pada PT. Batarasura Mulia. Jurmatis. Vol. 4. No. 2.
[12] Irwanda, Bella Rossalama., Suprijandani, dan Demes Nurmayanti. 2022. Analisis Risiko Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Dengan Metode Hirarc Pada Proses Produksi Industri Tahu Tahun 2021. GEMA Lingkungan Kesehatan. Vol. 20. No. 1.
[13] Kurniawan, Jefri., Ayudyah Eka Apsari, Nancy Oktyajati, dan Sri Mayasari. 2022. Analisis Potensi Bahaya Dengan Metode Hazard Identification Risk Assessment And Risk Control (HIRARC) Studi Kasus: PT. Sami Surya Perkasa. Seminar Nasional UNIBA Surakarta.
[14] Gaspersz, V. (2005). Total Quality Management. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.Goetsch dan Davis, 1994 dalam Nasution (2005), Manajemen Mutu Terpadu: Total QualityManagement, Edisi Kedua, Ghalia Indonesia, Bogor: 14-18.
[15] Gupta, S., & Jain, S. (2014). The 5S and kaizen concept for overall improvement of theorganisation: a case study. International Journal of Lean Enterprise Research, 1(1), 22.doi: 10.1504/ijler.2014.062280