Rancang Ulang Kursi Roda Bagi Pasien Manula Dan Stroke Untuk Bab Di Puskesmas Sikakap Kepulauan Mentawai
Keywords:
Pengembangan Produk, Kursi Roda, Standard Nordic Questionnaire (SNQ)Abstract
Kursi roda (wheel chair) adalah alat yang digunakan untuk meningkatkan kemampuan mobilitas bagi orang yang memiliki kekurangan seperti orang yang cacat fisik (khususnya penyandang cacat kaki), pasien dan manula. Permasalahan yang ada pada kursi roda saat ini adalah kursi roda tidak menyediakan fasilitas pendukung seperti fasilitas memudahkan untuk BAB, sehingga harus melakukan pemindahan, jika dilakukan sendirian, hal ini dapat menimbulkan kecelakaan aktivitas bagi pasien yang terutama manula, dikhawatirkan dapat menjadi masalah besar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan perancangan kursi roda untuk memudahkan BAB bagi manula dan pasien stroke. Perancangan dimulai dengan studi pustaka dan penyebaran kuisioner Standard Nordic Questionnaire (SNQ) dan kuisioner keiginan akan rancangan kursi roda, kemudian meninjau desain-desain kursi roda yang sudah digunakan saat ini. Peninjauan desain kursi roda yang saat ini digunakan ditujukan untuk melihat cara kerja dan manfaatnya yang nantinya akan digunakan sebagai pertimbangan dan evaluasi dalam pengembangan perancangan ini. Hasil yang didapat persentase keluhan bagian tubuh pasien pengguna kursi roda untuk 20 orang responden dan 27 bagian tubuh yang dinilai mengalami keluhan didapat dengan kategori sakit sebesar 15%, kategori cukup sakit sebesar 89,86%, dan 35,14% kategori tidak sakit, adapun ukuran usulan kursi roda untuk tinggi sandaran kepala 17,92 cm, tinggi sandaran punggung 60,09 cm, tinggi sandaran lengan 28,16 cm, tinggi alas 40,07 cm, panjang alas 41,64 cm, lebar sandaran punggung dan kepala 53,12 cm, lebar sandaran kepala 44,21 cm, lebar 43,45 cm, lebar sandaran betis dan sandaran kaki 9,14 cm, panjang sandaran kaki adalah 14,59 cm serta penambahan fasilitas pendukung kursi roda seperti tempat sabun, tempat tisue, pispot (penampung kotoran), gorden penutup, tabung air (tempat air pembilas) dan bag barang/documen.
References
[1] Baran Pouyan, M., Birjandtalab, J., Nourani, M., & Matthew Pompeo, M. D. (2016). Automatic limb identification and sleeping parameters assessment for pressure ulcer prevention. Computers in Biology and Medicine, 75, 98–108. https://doi.org/10.1016/j.compbiomed.2016.05.017 Bridger. R, S, 2009. Introduction to Ergonomics 3rd Ed. USA: CRC Press.
[2] Bharath, Gilly. 2011. Proper Lifting Techniques. Diakses pada http://gillytherapy.com/2011/proper-lifting-techniques/.
[3] Chaffin, D.B., Andersson, G.B.J. & Martin, J.B. 1999. Occupational Biomechanics. John Wiley & Sons, Kanada
[4] Dzikrillah, N. &Yuliani, E.N.S. 2015. Analisis Postur Kerja menggunakan Metode Rapid Upper Limb Assessment (RULA) Studi kasus PT. TJ. Forge Indonesia. Jurnal Ilmiah Teknik Industri. 3(2), 150-156.
[5] Dzikrillah, N. &Yuliani, E.N.S. 2015. Analisis Postur Kerja menggunakan Metode Rapid Upper Limb Assessment (RULA) Studi kasus PT. TJ. Forge Indonesia. Jurnal Ilmiah Teknik Industri. 3(2), 150-156.
[6] Green, G., & Young, J. (2011). The provision of wheelchairs for older people in the United Kingdom. European Geriatric Medicine, 2(1), 52–55. https://doi.org/10.1016/j.eurger.2010.11.012.
[7] Habibi, E. & Soury, S. 2015. The effect of three ergonomics interventions on body posture and musculoskeletal disorders among stuff of Isfahan Province Gas Company, Journal of Education and Health Promotion. 4(2), 86-101
[8] Hartono, M. (2018). Indonesian anthropometry updat for special populations incorporating Drillis and Contini revisited. International Journal of Industrial Ergonomics, 64, 89–101. https://doi.org/10.1016/j.ergon.2018.01.004
[9] Healthygeek. 2016. Correct Body Posture. Diakses pada http://1healthygeek.com/correct-body-posture/.
[10] Himpunan Ergonomi Indonesia. 2020. The Largest Anthropometry Data In Indonesia. Diakses pada http://antropometriindonesia.org/index.php/detail/artikel/4/10/data_antropom etri/.
[11] Iftikar, Z.S., Anggawisastra, R. & Tjakraatmadja, J.H. 2006. Teknik Perancangan Sistem Kerja. Bandung : ITB.
[12] Iridiastadi, H. & Yassierli. 2014. Ergonomi Suatu Pengantar. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya
[13] Nurmianto, E. 1998. Ergonomi: Konsep Dasar dan Aplikasinya. Surabaya: Guna Widya
[14] Singh, T., & Singh, S. 2014. Ergonomic Evaluation of Industrial Tasks in Indian Electronics Industries. International Journal of Science and Research (IJSR) 3(7), 108-110.
[15] Sutalaksana. 2000. Duduk, Berdiri dan Ketenagakerjaan Indonesia. Dalam: Sritomo Wignyosoebroto, & Wiratno, S.E. Eds. Proceeding Seminar Nasional Ergonomi, 9-10. Surabaya : PT. Guna Widya.
[16] Wignjosoebroto, S. 2010. Kajian ergonomi dalam perancangan alat bantu Proses penyetelan dan pengelasan produk tangki travo. Surabaya : ITS