Implementasi Metode SAW Dalam Pemilihan Bibit Kelapa Sawit Unggul

Authors

  • Fetty Ade Putri Universitas Potensi Utama
  • Fitri Pranita Nasution Universitas Potensi Utama
  • Dini Ridha Dwiki Putri Universitas Potensi Utama

DOI:

https://doi.org/10.22303/it.12.1.2024.16-26

Keywords:

Kelapa Sawit, Bibit, SAW, SPK

Abstract

Industri kelapa sawit di Indonesia merupakan salah satu industri terbesar di dunia. Indonesia diketahui mampu melakukan ekspor kelapa sawit sebanyak ratusan ribu ton ke berbagai negara di dunia. Agar dapat menghasilkan kelapa sawit yang baik dan berkualitas bagus diperlukan bibit yang unggul saat proses penanaman ataupun tanam ulang. Dalam pemilihan bibit unggul, diperlukan suatu sistem pendukung ketputusan yang dapat membantu menyelesaikan permasalahan tersebut., Metode SAW (Simple Additive Weight) dianggap mampu dalam menyelesaikan permasalahan pemilihan bibit unggul dikaerenakan metode ini merupakan salah satu metode untuk memecahkan masalah Multi-Attribute Decision Making (MADM). Metode SAW dapat membantu menghasilkan informasi data berupa penilaian bibit kelapa sawit unggul berdasarkan kriteria seperti umur bibit, jumlah pelepah, tinggi bibit, dan diameter batang. Hasil penelitian ini adalah bibit kelapa sawit dengan ID Bibit6 mendapat ranking pertama dengan nilai preferensi 15,4 sehingga menjadi bibit unggul yang dapat dipakai dalam proses penanaman kelapa sawit.

Downloads

Published

2024-04-15

Issue

Section

Articles