Penerapan Metode Adaptive Neuro-Fuzzy Inference System (ANFIS) untuk Memprediksi Kelulusan Mahasiswa
DOI:
https://doi.org/10.22303/it.12.1.2024.27-39Keywords:
Mahasiswa, Kelulusan, ANFIS, Data Mining, PrediksiAbstract
Mahasiswa sebagai kaum yang memiliki intelektual tinggi dan sebagai anggota masyarakat, harus mampu menempatkan diri baik secara profesional dan maupun proporsional di masyarakat dan di dunia Pendidikan. Sebelum adanya pandemi ini, mahasiswa sudah sering mengalami stres dan tekanan lainnya akibat tugas perkuliahan. Namun, di masa pandemi ini semakin banyak mahasiswa yang mengalami stres karena tugas yang dikerjakan jauh lebih banyak daripada sebelumnya. Setelah Pandemi Covid-19 mereda, proses pembelajaran Kembali menjadi pembelajaran secara luring atau tatap muka. Proses peralihan metode pembelajaran inilah yang banyak menyebabkan mahasiswa memiliki kecemasan terkait pencapaian nilai akademik serta waktu kelulusan studi mereka. atau banyak nilai indeks prestasi mahasiswa yang turun secara drastis sehingga mempengaruhi kelulusan mereka. Tingkat kelulusan mahasiswa dapat dilihat dari Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang mencerminkan seluruh nilai yang diperoleh mahasiswa setiap semester yang sedang berjalan. Salah satu solusi yang dapat dilakukan untuk menyelesaikan masalah di atas ialah dengan menggunakan penggalian pengetahuan atau data mining untuk meramalkan kelulusan mahasiswa. Dalam memprediksi kelulusan mahasiswa ini akan menggunakan metode Adaptive Neuro-Fuzzy Inference System (ANFIS). Metode ANFIS adalah suatu jaringan kerja antara jaringan syaraf tiruan dengan sistem inferensi Fuzzy (Fuzzy Inference Sistem) model Sugeno. Sistem ini disebut juga suatu kelas jaringan adaptif yang secara fungsional sama dengan sistem inferensi Fuzzy (FIS), atau disebut juga dengan Adaptive Network-based Fuzzy Inference Sistem. Hasil dari penelitian ini ialah terciptanya suatu model yang dapat digunakan untuk memprediksi kelulusan mahasiswa tepat waktu atau tidak.
