Metode Topsis Dalam Sistem Penunjang Keputusan Penilaian Kinerja Polri Sat Binmas Pada Polrestabes Medan
DOI:
https://doi.org/10.22303/infosys.8.2.2024.212-225Abstract
Polrestabes Medan merupakan tempat tugas Kepolisian Negara Republik Indonesia di wilayah Provinsi Kota Medan. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab di bidang penegakan hukum, khususnya tindak pidana umum, merupakan tanggung jawab Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) yang tugas pokoknya sesuai dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Negara Indonesia atas, videlicet melayani, menjaga, mengawal masyarakat dan menerapkan hukum. Dalam menilai kinerja anggota, Polri telah membuat Penilaian Kinerja Polri yang meliputi kepemimpinan, paparan pelayanan, komunikasi, integritas, empati dan disiplin. Hal ini berguna untuk mengukur kinerja seorang anggota Polri agar anggota Polri tidak lengah dalam bekerja, bertingkah laku, dan bertugas. Meski begitu, selama ini penilaian kinerja Polri masih dilakukan secara manual menggunakan kertas sehingga sering dimanipulasi oleh anggota dan pimpinan Polri di Binmas. Penilaian kinerja Binmas Satpolri saat ini tidak dapat melihat nilai secara proporsional sesuai kriteria, sehingga penilaian tersebut terkadang bersifat ilegal karena penilaian hanya dilihat dari jumlah kriteria penilaian kinerja yang paling tinggi. Akibatnya, ketidakadilan pun mengemuka di kalangan anggota Polri dan Satuan Binmas.





