Metode Oreste Dalam Sistem Pendukung Keputusan Kelayakan Penerimaan Bantuan Bencana Alam (Studi Kasus : Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Medan)

Authors

  • Sofhie Adinda Dwi Zalzabila Universitas Potensi Utama
  • Soeheri Universitas Potensi Utama

DOI:

https://doi.org/10.22303/infosys.8.2.2024.186-199

Abstract

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Medan adalah suatu instansi yang bergerak di penanganan bencana di Kota Medan. Besarnya potensi bencana alam di Kota Medan dapat juga mengakibatkan kerugian materi maupun non-materi yang dialami oleh para korban bencana alam. Nyawa manusia  pun juga dapat hilang karena adanya bencana alam. Kelumpuhan aktivitas ekonomi yang diakibatkan oleh bencana alam membuat para korban bencana alam semakin menderita. Salah satu bentuk rehabilitasi pasca bencana adalah pemberian bantuan bagi korban bencana alam. Dalam pemberian bantuan kepada korban bencana dilalukan secara tidak merata, karena adanya unsur yang mementingkan kekeluargaan. Penentuan siapa yang berhak menerima bantuan perlu dilakukan dengan sangat hati-hati supaya bantuan yang diberikan lebih tepat sasaran dan memenuhai azas keadilan bagi semua. Jika proses pemberian bantuan tidak dilakukan dengan baik, maka akan terjadi berbagai konflik yang diakibatkan oleh pengambilan keputusan yang kurang adil dan bantuan yang diberikan tidak tepat sasaran. Salah satu metode penyaluran bantuan keuangan bencana alam saat ini hanya memandang tingkat kerusakan saja. Metode penyaluran bantuan bencana alam seperti tersebut masih dirasa kurang adil, maka perlu dibuat alternatif metode lain penyaluran bantuan bencana alam.

Downloads

Published

2024-08-28