Perancangan Pop Up Book Saling Menghargai Perbedaan Agama
DOI:
https://doi.org/10.22303/proporsi.9.1.2024.73-88Abstract
Nilai historis dari aksi bumi hangus terus diperingati melalui festival tahunan pada tanggal 13 Agustus di Lapangan Petrolia, Pangkalan Brandan. Namun, perayaan ini bersifat lokal sehingga hanya masyarakat sekitar yang mengetahui sejarah Brandan Bumi Hangus, sementara di luar daerah tersebut hanya sedikit orang yang mengenalnya. Oleh karena itu, diperlukan media yang dapat menjangkau audiens yang lebih luas. Dengan tujuan yang sama, penulis dan tim berupaya mengadaptasi sejarah Brandan Bumi Hangus menjadi film animasi 2 dimensi, seperti "Battle of Surabaya". Setiap anggota tim memiliki peran dan tanggung jawab masing-masing dalam produksi film ini. Penulis bertanggung jawab atas compositing dan color grading untuk meningkatkan kualitas visual animasi "Brandan Bumi Hangus". Dalam produksi animasi, kualitas yang baik diperlukan untuk menarik perhatian penonton. Compositing berkontribusi dalam membangun adegan, sementara color grading menciptakan suasana dalam setiap adegan, sehingga meningkatkan kualitas animasi dan minat penonton. Tujuan dari perancangan ini adalah berdasarkan hasil kuesioner dari 53 responden melalui Google Forms, yang memberikan hasil sangat positif. Implementasi color grading terbukti signifikan dalam meningkatkan kualitas visual film animasi ini. Analisis menunjukkan bahwa meskipun banyak orang mengetahui kota Brandan, sedikit yang tahu sejarah Brandan Bumi Hangus. Dengan banyaknya responden yang familiar dengan animasi 2D dan tertarik pada adaptasi cerita sejarah melalui media animasi, serta feedback positif terhadap implementasi color grading dan compositing, dapat disimpulkan bahwa upaya ini meningkatkan kualitas film animasi dan menarik lebih banyak penonton. Hal ini memungkinkan sejarah Brandan Bumi Hangus diketahui lebih luas, baik di dalam maupun di luar provinsi Sumatera Utara.
