Implementasi Customer Loyality Programme Dengan Member Card Sebagai Strategi Pemasaran Swalayan Waralaba Alfamart Dalam Perspektif Etika Bisnis Islam
Keywords:
Member Card, Akad, Etika Bisnis IslamAbstract
Metode penelitian yang digunakan penulis metode eksploratoris dengan dua tahapan, yaitu tahap deskriptif dengan memaparkan implementasi penggunaan member card AKU Swalayan waralaba Alfamart dan memaparkan pendapat jumhur ulama dari sisi keabasahan akadnya dan kemudian dilakukan perbadingan antara keduanya. Selanjutnya ditarik sebuah kesimpulan hukum yang akan berkorelasi dengan praktik etika bisnis dalam Islam. Sedangkan tekhnik analisis datanya menggunakan analisis isi (content analisis) dengan pendekatan perbandingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik penggunaan member card AKU pada swalayan waralaba Alfamart masih belum sesuai ketentuan syariah karena tidak terpenuhinya rukun dan syarat akad, yaitu tidak adanya kejelasan status objek akad (ma’qud ’alaihy) sebagai barang atau jasa. Karena yang terjadi adalah pembelian hak untuk mendapatkan potongan harga, sementara hak untuk mendapatkan potongan harga bukanlah termasuk barang dan jasa yang menjadi syarat sebagai objek akad dalam muamalah, temuan lain adalah terjadinya dua akad dalam satu transaksi, karena pemberian potongan harga (diskon) juga terhitung sebagai akad dalam muamalah sehingga tidak boleh disyaratkan atas akad muamalah yang lain. Agar praktik bisnis ini sesuai dengan ketentuan etika bisnis Islam serta tidak bertentangan dengan prinsip akad dalam Islam maka harus memenuhi ketentuan-ketentuan akad itu sendiri, antara lain: harus terpenuhi rukun akadnya dua orang yang bertransaksi, objek akad dan ijab qabul (kesepakatan), pemisahan kedua transaksi antara pemberian potongan harga (diskon) dengan jual beli itu sendiri dan semua pihak yang berada di dalamnya memiliki hak dan kewajiban serta harus terikat terhadap hak dan kewajiban masing-masing sehingga memenuhi ketentuan etika bisnis dalam Islam.